Pelatihan Lifeguard di Sawarna

Posted on

Desa Sawarna dengan luas sekitar 2.500 hektar memiliki bentang alam yang indah dengan pemandangan hutan tropis, pantai, perbukitan, goa, persawahan, dan pelabuhan tradisional. Bentang alam tersebut menjadikan Desa Sawarna sebagai kawasan wisata yang lengkap dan mengagumkan. Sawarna dikenal memiliki daya tarik wisata utama yaitu pantai, diantaranya pantai pasir putih Ciantir, Pantai Tanjung Layar, Pantai Legon Pari, dan Pantai Karang Taraje. Sawarna juga dikenal di kalangan peselancar karena memiliki ombak yang baik untuk olahraga selancar.

Keberadaan Badan Penyelamatan Wisata Tirta (Balawista) atau lifeguard di Pantai Sawarna menjadi suatu hal penting yang dapat memberikan rasa aman bagi para wisatawan. Meski secara lembaga Balawista Sawarna sudah ada, namun dengan hamparan pantai yang panjang jumlah personil dianggap masih kurang. Oleh karena itu,perlu dilakukan upaya rekruitmen dan pelatihan anggota Balawista Sawarna. Untuk itu,Bank Indonesia melalui Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) sebagai tanggung jawab sosial dari korporasi,bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Lebak serta Indonesia Ecotourism Network (Indecon) menyelenggarakan pelatihan lifeguard.

Pendidikan dan pelatihandilaksanakan selama 3 harimulai tanggal 5–7 September 2016 dengan tujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat, khususnya anak muda yang memiliki keinginan serta kepedulian untuk turut  menjaga keamanan dan keselamatan wisatawan di pantai.Pelatihan diikuti oleh 30 pemuda Desa Sawarna yang dipilih oleh pemerintah desa. Pelatihan diawali dengan penyampaian materi di kantor Desa Sawarna dan dilanjutkan dengan kegiatan praktik lapangan di kolam renangAsih Bayahdan pantai Pulau Manuk.Harapannya, anggota lifeguard dapat mengimplementasikan pengalaman yang didapat selama pelatihan Balawista kedalam kegiatan berwisata di pantai Sawarna.